Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum Nasional Tingkatkan Kualitas Aplikasi JDIHN Melalui Kegiatan FGD

Bertempat di Hotel Amarosa Grande Bekasi pada tanggal 18-19 Agusus 2020, Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum Nasional Badan Pembinaan Hukum Nasional,  telah menyelenggarakan kegiatan FGD pengembangan Aplikasi JDIHN.  Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan untuk penguatan mengenai pengembangan Aplikasi JDIHN yang terdiri dari Aplikasi Integrasi, Aplikasi Standar Pengolahan Dokumen dan Informasi Hukum (ILDIS) dan Aplikasi Pelaporan JDIHN (e-report).

Kegiatan FGD ini dibuka langsung oleh Kepala Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum Nasional (Kapusdok) Drs. Yasmon M.L.S. Kapusdok menyampaikan bahwa kegiatan ini difokuskan untuk membahas konsep pengembangan aplikasi JDIHN dari segi penyempurnaan sistemnya dan juga penguatan insfratruktur Teknologi Informasi untuk supporting bagi semua pengelola JDIH, selain itu dengan adanya kegiatan ini diharapkan JDIHN ini bisa mengelola basis data regulasi yang berupa HTML untuk kedepannya.

Pada kesempatan ini juga Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Prof. HR. Benny Riyanto dan Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Bapak Hermansyah Siregar selaku Narasumber menyampaikan paparan dan arahannya secara virtual dan diikuti oleh  seluruh Tim Teknis pengelola Aplikasi JDIHN dan pengelola JDIH dari masing-masing unit eselon 1 di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional menyampaikan beberapa arahan terkait bagaimana peran penting JDIHN dalam pencarian dokumen-dokumen hukum serta perannya sebagai pembangunan hukum Nasional. Dengan adanya kegiatan ini beliau berharap JDIHN kedepannya bisa menjadi google hukumnya Indonesia yang tidak kalah dengan penyedia jasa produk hukum lainnya. Sedangkan Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi menyampaikan dukungan penuh terkait infrastruktur untuk JDIHN.

Pada sesi berikutnya, kegiatan FGD dilanjutkan dengan diskusi per kelompok kerja Tim Teknis JDIHN yang dibagi menjadi 3 kelompok kerja untuk membahas masing-masing pokok pengembangan pekerjaan aplikasinya.