Pusat Dokumentasi & dan Jaringan Informasi Hukum Nasional

Selamat Datang di Website Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum - BPHN

Sunday, June 23 2019

Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat Pastikan Akan Terus Melakukan Pembinaan dan Pengembangan JDIH di Wilayahnya

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM sebagai Pusat Layanan Hukum di daerah berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2012 tentang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan dokumentasi dan informasi hukum. Selain itu, Kantor Wilayah bersama dengan Pemerintah Provinsi diamanatkan melakukan pembinaan dan pengembangan JDIH di wilayahnya.

Berdasarkan hal tersebut pada 20 Juni 2019, Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum Nasional – Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) pada Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Barat.

Setelah melakukan kunjungan Monev ke Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, tim Monev yang dipimpin oleh Yasmon Kepala Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum Nasional didampingi oleh Reinal Saputra Kepala Sub Bidang Pemberdayaan dan Penguatan Jaringan dan Claudia Valeriana menyambangi Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Barat. Kunjungan tim diterima oleh Sri Yuliani Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Jusman Kepala Divisi Administrasi, Andi Hermin Kepala Bidang Hukum dan Taswin Kepala Sub Bidang Penyuluhan, Bantuan Hukum dan JDIH beserta JFU pada Bidang Hukum.

Dalam pemantauan ini tim langsung menuju Perpustakaan Hukum pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat. Pada kesempatan ini Yasmon berharap kepada Divisi Administrasi dapat memberikan dukungan kepada Divisi Pelayanan Hukum dan HAM. Ditambahkan Yasmon bahwa JDIH itu jangan dipandang terbatas pada ruang 4×4 atau sebatas perpustakaan ini saja. “JDIH itu sangat luas. JDIH adalah tempat bagi siapa saja untuk mencari informasi hukum”, terang Yasmon.

Pada saat tim melakukan pemantauan, terlihat adanya pekerjaan renovasi ruang perpustakaan yang terletak di samping pintu masuk utama Kantor Wilayah. Posisi perpustakaan dinilai sangat strategis, namun masih membutuhkan sarana dan fasilitas lainnya. Terhadap pengelolaan perpustakaan, Yasmon memberikan arahan agar Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM melalui Divisi Pelayanan Hukum dan HAM dapat melakukan kerja sama dengan Perpustakaan Daerah mengingat Kantor Wilayah belum memiliki JFT Pustakawan. “Perpustakaan Daerah pastinya sangat terbuka terhadap rencana kerjasama maupun penguatan pengelolaan perpustakaan di lingkungan Kanwil”, ujar Yasmon.

Menanggapi hal-hal tersebut, Jusman mengatakan bahwa Divisi Administrasi siap bersinergi dengan seluruh divisi teknis dan memberikan dukungan semaksimal mungkin dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Divisi Pelayanan Hukum dan HAM termasuk penyediaan sarana dan fasilitas yang dibutuhkan guna pengembangan JDIHN di Provinsi Sulawesi Barat.

Diakhir kunjungan Sri Yuliani mengucapkan terima kasih kepada tim Monev atas kunjungan di Provinsi Sulawesi Barat dan berharap kiranya BPHN tidak bosan memberikan bimbingan dan dukungan. Disampaikan juga bahwa Divisi Pelayanan Hukum dan HAM terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan Biro Hukum Setda Provinsi Sulawesi Barat serta Bagian Hukum Setda Kabupaten di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, dalam rangka meningkatkan partisipasi aktif Anggota JDIH. Adapun data evaluasi dari Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum Nasional akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Biro Hukum Setda Provinsi Sulawesi Barat. Untuk menata perpustakaan hukum Kantor Wilayah Sri Yuliani beserta jajarannya akan melakukan koordinasi dengan perpustakaan daerah sebagaimana arahan Kepala Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum. “Kami akan optimalkan peran Kanwil sebagai perpanjangan tangan BPHN untuk terus melakukan pembinaan dan pengembangan JDIH di wilayahnya”, tegas Sri Yuliani.

Mengakhiri kunjungannya Yasmon berpesan kepada pengelola JDIH pada Kantor Wilayah untuk berkerja dengan cara yang luar biasa bukan dengan cara yang biasa. “Teruslah lakukan inovasi agar JDIH lebih dikenal oleh publik. Jika anda bekerja dengan biasa, maka anda akan menjadi orang yang biasa. Bekerjalah dengan luar biasa, maka anda akan menjadi orang yang luar biasa”, kata Yasmon.

(CV, RS, YAS)